Pembaca,
Sukur alhamdulillah.. diawal Mei ini renovasi calon outlet dan infrastrukturnya sudah mendekati selesai... sudah 80%. Rasanya sudah lamaaa banget, tanggal 3 ini sudah genap 1 bulan pekerjaan calon outletnya... dan sampai dengan saat ini sudah menghabiskan dana... Rp. x.xxx.xxx,xx hehee.. rahasia...
Gambarnya belum saya upload karena ndilalah bloggernya lagi sedikit rewel, saya upload gambar gagal mulu...
Memang rasanya nggak jauh beda dengan menantikan kelahiran seorang anak penantian ini. (Kata orang sih, coz aku sendiri belum pernah merasakan menantikan kelahiran seorang anak.. ) Ada deg-degan, khawatir, cemas, nggak sabar, dsb dsb... Pokoknya kadang bikin perut mules and tengkuk panas....
Kemarin saya ndilalah (lagi) kedatangan seorang tamu, yang ternyata adalah pedagang motor bekas yang showroom sederhananya tidak jauh dari calon outletku. Dia takjub dan heran melihat saya merenovasi habis-habisan untuk membuka toko.
"Mas, kok pake topi segala sih tokonya..? trus bentuk rak dan meja kasirnya kok aneh..? Catnya apa emang harus dibuat sulit dengan membentuk garis-garis seperti itu..?" Komentarnya...
Nggak tahu arahnya kemana, kok kementarnya seperti itu. namun selanjutnya saya dapat menebak arah pembicaraannya setelah dia melanjutkan, " Mas Yox, ini saya mau ngomong, tapi semoga tidak terjadi di mas Yox. Toko yang mas sedang bangun ini, entah kenapa dari dulu buat untuk usaha gagal terus. Dari Warung makan, Salon, Toko pakaian, semuanya semua gagal. Jadi ya, sebagus apapun tokonya kayaknya mas Yox harus siap untuk seperti itu..."
Deg..! Nafasku kayak tercekat! Wah kok baru tahu sekarang informasi itu..? Ini salahku. Kenapa awal-awal kemarin saya nggak selidiki dulu ini toko? Kenapa saya langsung ambil sewa dengan harga sekian juta pertahun? Dan kenapa saya langsung ambil lima tahun..? Hik... Badannya terasa lemas dan lututnya gemetar... Padahal saya mempertaruhkan uang 300 juta lebih ditoko ini dan saya keluar dari jalur TDB juga karena toko ini? Trus gimana ini?
"Benar begitu pak ?" Tanyaku memastikan...
"Iya," Jawabnya... Wah! Keringat dingin saya tambah banyak..
Gimana ini?
Setelah bapaknya pergi saya trus berjalan ke seberang jalan dan duduk menghadap ke calon outlet sambil melihat orang yang mengeroyok toko saya dari kejauhan, sambil berpikir, jika omongan bapak tadi benar, karena apa? Jika karena tempatnya, apa yang harus kuubah biar tidak seperti penyewa yang sudah-sudah? Jika karena ada penunggunya giman untuk menyuruhnya pergi? Ato harus ngundang ghost buster??
Ah kok ada aja ya? Udah tadinya cemas,khawatir,deg-degan menghadapi Pembukaan, eh kok malah di buat lemes lagi dengan informasi negatif seperti ini...
Sudah cukaup lama aku duduk dan merenung, akhirnya pulang menuju rumah kontrakannya abangku, pak Hadi, yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari situ.
eh ternyata semua masalahku diatas bisa terselesaiakan dengan sederhana setelah iseng-iseng aku buka Attractor Factor setelah aku sholat asar... jawabannya adalah:,
image yang kita gambarkan di pikiran kita, itu yang akan terjadi..!!
berusahalah sekeras-kerasnya,dan habis itu pasrahkan semua sama yang di Atas, biarkan Dia yang nentukan baiknya buat kita...
itu aja ternyata... sederhana dan sangat bermakna...
demikian,semoga bisa bermanfaat...
Sala,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar